Travel

5 Hal yang Wajib Dilakukan di Marina Bay Sands Jika Kembali Liburan ke Singapura di Era New Normal

Singapura bisa jadi gerbang awal mayoritas turis Indonesia untuk memulai perjalanan ke luar negeri. Bukan tanpa sebab, sebagai negara tetangga jarak Singapura tidak terlalu jauh. Pengurusan izin juga lebih mudah karena untuk melancong di Singapura tidak memerlukan visa.

Karena adanya pandemi COVID 19, tentunya itu membuat rencana wisata menjadi berubah, bahkan batal. Namun kini sejumlah destinasi telah dibuka kembali, tetapi protokol kesehatan harus tetap diperhatikan. Apabila kamu memilih untuk berkunjung ke Singapura saat perjalanan internasional kembali diizinkan, belum afdol rasanya kalau tidak mampir ke Marina Bay Sands!

Bagi wisatawan yang baru pertama kali berwisata di Singapura dan mengunjungi Marina Bay Sands, setidaknya ada 5 hal yang harus dicoba. Berikut 5 hal yang wajib dilakukan di Marina Bay Sands saat liburan atau perjalanan internasional kembali dibuka: The Sands SkyPark adalah mahakarya arsitektur yang berada di atas tiga menara hotel di Marina Bay Sands.

Tahukah kamu? Oase tropis seluas 1,2 hektar ini lebih panjang dari Menara Eiffel dan cukup besar serta tinggi untuk memarkir empat setengah jet jumbo A380! Hal ini menjadikan Sands SkyPark sebagai salah satu penopang publik terpanjang di dunia. Terletak 200 meter di atas tanah, Sands SkyPark menawarkan pemandangan indah dengan cakrawala kota Singapura dan pemandangan Gardens by the Bay yang memukau serta pemandangan laut yang membentang dari Marina South Pier ke Selat Singapura. Nikmati pemandangan menakjubkan dari dek observasi Sands SkyPark, atau pemandangan matahari terbenam dengan minuman di salah satu dari tiga restoran yang terletak di atas SkyPark LAVO Italian Restaurant dan Rooftop Bar, Spago oleh Wolfgang Puck, atau CE LA VI masing masing menawarkan sudut pandang yang unik.

Member dapat mengakses restoran yang berlokasi di atas Sands SkyPark. Bagi pengunjung akan memerlukan tiket atau menjadi tamu hotel untuk memasuki Dek Observasi Sands SkyPark. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan . Salah satu kegiatan dari bucket list banyak orang adalah dengan berenang dan selfie di Infinity Pool milik Marina Bay Sands, kolam renang outdoor terbesar di dunia dengan ketinggian 200 meter. Para tamu hotel memiliki akses dan penggunaan eksklusif ke kolam renang yang membentang sejauh 150 meter dan menawarkan pemandangan kota Singapura yang indah dan memberikan latar belakang yang okebanget.

Sejak dibuka pada 2010, sejumlah nama selebriti telah merasakan sensasi berenang di Infinity Pool, termasuk Katy Perry, Scott Disick dan Sofia Richie, Chris Hemsworth, Tom Holland, Benedict Cumberbatch, band rock Def Leppard, dan Duta Besar Global Sands, David Beckham. Kolam itu juga ditampilkan di Hollywood Blockbuster Crazy Rich Asians, di mana film berakhir dengan kembang api melesat dari SkyPark dan tarian koreografi dari perenang di kolam renang. Penggunaan Infinity Pool hanya dikhususkan untuk tamu hotel. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan

Dibuka pada tahun 2011, ArtScience Museum adalah museum pertama di Asia yang mengeksplorasi proses kreatif di seni, sains, teknologi dan budaya. Sebagailandmarkbudaya di Singapura, museum ini berkolaborasi dengan berbagai museum dan lembaga terkenal dunia untuk menghadirkan pameran tur besar ke museum ini. Mencakup 21 ruang galeri dengan total luas lantai sekitar 50.000 meter persegi, museum ini telah menyelenggarakan pameran dari beberapa seniman terkenal dunia termasuk Salvador Dali, Andy Warhol, Vincent Van Gogh dan M.C Escher.

Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke museum tanpa tur pameran permanen, FUTURE WORLD: Where Art Meets Science, yang dibuat bekerja sama dengan tim kolektif seni TeamLAB dari Jepang. Menggabungkan seni, teknologi, dan sains, pameran ini terdiri dari serangkaian lingkungan yang terus berubah dan terus berkembang, sangat interaktif dan menarik bagi pengunjung dari segala usia. Museum ini merupakan tempat yang wajib dikunjungi oleh para penggemar seni dan budaya, dan menawarkan kesempatan untuk momen Instagramable di seluruh ruang galerinya.

Selama pandemi, ArtScience Museum juga telah meluncurkan program online baru yang disebut dengan ArtScience at Home. ArtScience at Home memungkinkan museum untuk membawa karya karya yang ada ke Internet agar pengunjung dapat menikmatinya dengan nyaman dari rumah. Inisiatif baru dari ArtScience Museum ini akan membawa versi online dari kegiatan kegiatan edukatifnya seperti tur pameran dan lokakarya yang dipandu serta program andalannya seperti ArtScience Late, Conversation dan ArtScience on Screen.

ArtScience at Home akan tersedia untuk dilihat di situs web ArtScience Museum mulai 24 April di com/museum.html Sementara, ArtScience Museum dibuka setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 7 malam. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan . Marina Bay Sands adalah rumah bagi sejumlah restoran dengan koki terkenal dan pemenang penghargaan yang menawarkan pengalaman bersantap kelas dunia.

Pada tahun lalu, resor terpadu ini membuka dua restoran baru, yakni restoran Jepang KOMA & bar sushi dan restoran Cina kontemporer Mott 32 yang telah membuat pengunjung terkesan tidak hanya dengan menu dan penawaran makannya, tetapi juga dengan elemen desain dan interior yang Instagram worthy dan pengalaman bersantapnya. Mengambil alih bekas ruang teater dengan langit langit yang menjulang lebih dari 21 meter, KOMA menampilkan fitur fitur desain yang memukau yang mengacu pada arsitektur dan tempat tempat Jepang yang ikonik. Beberapa elemen desain utama termasuk lorong sepanjang 20 meter yang terinspirasi oleh Kuil Fushimi Inari di Kyoto, dan lonceng Jepang setinggi 2,5 meter yang megah yang menghadap ke jembatan kaki tradisional dan kolam.

"Lilypads" membumbui langit langit restoran, sementara bilah kayu yang melapisi dinding dimaksudkan untuk mereplikasi topografi gunung. Di Mott 32, restoran ini menciptakan suasana menakjubkan yang dirancang oleh desainer pemenang penghargaan Joyce Wang. Para tamu disambut dengan fa├žade kolonial yang mencakup keindahan arsitektur ruko tradisional Singapura, yang dimodernisasi melalui penggunaan bilah kayu yang inovatif dan gerbang emas klasik dari Mott 32.

Setiap Mott 32 memiliki ruang makan tersembunyi, tidak langsung terlihat oleh pengunjung pertama kali, menciptakan pengalaman yang akan dirindukan pengunjung saat mereka merencanakan kunjungan berikutnya. Klub malam ini menawarkan pengalaman pesta yang berbeda dengan menggabungkan desain yang meriah, teknologi yang canggih, dan kualitas suara yang mumpuni untuk klub malam yang memiliki tiga lantai. Marquee Singapura menjadi kompleks hiburan kelas dunia yang akan mempersembahkan pengalaman baru ke dalam kehidupan malam Singapura.

Memiliki area seluas 2.300 meter persegi dan langit langit setinggi 30 meter, Marquee menjadi klub malam terbesar di Singapura yang menawarkan pengalaman pesta dengan memadukan desain, teknologi, dan suara canggih di tiga lantai. Untuk menambah keseruan karnaval yang menjadi jiwa dari tempat ini, Marquee Singapura juga menghadirkan bianglala ( ferris wheel ) berporos delapan yang unik dan bisa dinaiki oleh para pengunjung. Selain itu, dihadirkan pula seluncuran berbentuk spiral dari lantai tiga yang juga menambah keseruan saat menghabiskan malam di Marquee.

Dibawa dari New York, Marquee adalah salah satu klub malam terlama di Big Apple sejak diluncurkan pada tahun 2003. Sekarang dengan tiga lokasi sebelumnya yaitu New York, Las Vegas dan Sydney, Marquee Singapura hadir menjadi yang pertama di Asia. Selama masa masa #DirumahAja, MARQUEE Singapura juga telah membawa lantai dansa ke dunia virtual untuk mengobati rindu para partygoers Indonesia.

MARQUEE Nightclub berlokasi di The Shoppes at Marina Bay Sands, B1 69 dan buka setiap hari Jumat dan Sabtu dan menjelang hari libur nasional. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.marqueesingapore.com atau kirim email ke [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *